Berkantor di Coworking Space, Cek Sistem Pendingin Gedung yang Digunakan!


Berkantor di coworking space menjadi pilihan bagi beberapa pelaku bisnis atau para freelancer dalam menjalani kegiatan usahanya. Tentu kenyamanan dalam bekerja menjadi hal utama saat memilih coworking space yang tepat. Coworking space yang memiliki sistem pedingin udara yang baik dengan ac gedung yang bagus merupakan poin penting untuk menunjang aktivitas kerja. Simak ulasan terkait sistem pendingin udara yang biasa digunakan diperkantoran.

1. AC Cassete

Gedung-gedung perkantoran termasuk coworking space ada yang menggunakan jenis AC cassete sebagai pendingin udara. Jenis AC ini memiliki tampilan yang minimalis dan unit indoornya menempel di plafon. Pemasangan AC jenis ini membutuhkan perencanaan yang baik agar tampilan AC tidak mengganggu pandangan, dan dibutuhkan teknisi khusus untuk memasangnya. AC Cassete perlu dipasang dengan benar agar udara mengalir dengan lebih efisien dan terdistribusi secara merata keseluruh ruangan. Kerennya lagi, AC cassete biasanya dilengkapi dengan sistem pendeteksi jumlah orang yang ada di dalam ruangan dengan menggunakan sensor infrared, sehingga suhu udara akan menyesuaikan kebutuhan penggunanya saat dinyalakan.

2. AC Split Duct Central

Jenis AC ini menggunakan sistem distribusi udara yang disebut dengan ducting. Sistem ducting memungkinkan pengantaran udara dari sumber dingin menuju ruangan melalui pipa-pipa yang saling terintegrasi. AC split duct dikontrol melalui satu titik pusat, sehingga jika ada satu bagian yang bermasalah maka akan mempengaruhi komponen lain dan tentunya semua ruangan akan terkena dampaknya. Jenis AC ini umumnya ditemukan di gedung-gedung yang memiliki ruangan luas dan sering kali luput dari pandangan karena memang AC ini tidak memiliki unit indoor yang dipasang. Meski biaya perawatan dan operasionalnya termasuk tinggi, namun penggunaan AC ini terbilang efektif jika perencanaan pada tahap awal dilakukan dengan benar.

3. AC VRV atau VRF

Ini merupakan jenis AC teknologi terbaru yang mulai banyak diaplikasikan di gedung-gedung Indonesia. Sistem kontrol dari jenis AC ini dilakukan secara komputerisasi untuk mengatur jadwal dan suhu ruangan. Sudah dilengkapi dengan teknologi inverter, membuat AC VRV atau VRF lebih hemat energi sehinga secara keseluruhan membuat konsumsi daya menjadi lebih murah. Tidak seperti AC jenis duct, perawatan AC VRV ata VRF juga jauh lebih mudah karena tersedianya fitur pendeteksi error, sehingga memudahkan teknisi dalam menyelesaikan masalah kerusakan.

Itu dia beberapa jenis AC yang mungkin saja kamu temui di gedung-gedung perkantoran atau coworking space di Jakarta. Sebelum menyewa ruangan, ada baiknya kamu menanyakan terlebih dahulu sistem AC yang digunakan, ventilisasi dan fasilitas lain untuk menunjang kenyamanan. Sesuaikan juga fasilitas yang ada dengan kebutuhan perusahaan agar bisnis tetap dapat berjalan tanpa hambatan berarti.