Berikut Beragam Pilihan Fasilitas Penunjang di RSIA Menteng




Sejarah awal dari RSIA Menteng  pada awalnya hanya merupakan tempat praktek pribadi yang didirikan oleh Dr. Rizal Sini SpOG pada tahun 1969. Dokter tersebut pada awalnya adalah seorang pegawai negeri sipil dan juga merupakan salah satu staf pengajar yang bekerja di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Beliau merasa bahwa sudah sepantasnya untuk meninggalkan jabatan yang sebelumnya yaitu sebagai tenaga pendidik. Berawal dari penjelmaan praktek untuk dokter spesialis obstetri ginekologi pribadi dengan bekerja sama bersama rekan juniornya, hingga pada tahun 1970-1972 telah berdiri sebuah rumah sakit bersalin.

Rumah sakit ini terletak di Jalan Teuku Cik Ditiro No, 28 Menteng Jakarta Pusat. Rumah sakit ini sudah memiliki beberapa cabang yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia seperti di daerah Margonda dan juga di Padang. Terdapat berbagai macam fasilitas dan layanan kesehatan yang ada di rumah sakit tersebut. Hal ini dikarenakan guna untuk memenuhi setiap kebutuhan layanan kesehatan yang dibutuhkan oleh para pasien. Di rumah sakit ini juga terdapat banyak sekali pilihan poliklinik seperti klinik bidan dan kandungan, klinik anak, klinik untuk dokter umum, klinik tumbuh kembang sampai dengan one day care bisa ditemukan di rumah sakit ini.

Selain beberapa fasilitas dan layanan kesehatan serta poliklinik yang didirikan di rumah sakit tersebut, untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal kepada para pasien rumah sakit ini juga menyediakan berbagai macam fasilitas unggulan yang bisa dijadikan sebagai pilihan sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini adalah beberapa fasilitas unggulan yang bisa ditemukan di rumah sakit ibu dan anak yang ada di daerah Menteng:

  1. Robotic surgery
Fasilitas penunjang yang ada di rumah sakit ibu dan anak di daerah Menteng. Fasilitas ini adalah salah satu bentuk dari perkembangan teknologi kedokteran yang sudah menggunakan sistem robot. Robot tersebut digunakan sebagai sistem yang nantinya akan membantu prosedur pembedahan yang sudah dilengkapi dengan komputer dan masih harus diawasi oleh dokter ahli saat operasi pembedahan. Beberapa tindakan yang sudah dilakukan di rumah sakit ini adalah myoma uteri, kanker prostat, kanker usus, angkat rahim dan kista ovarium.

  1. Laparoskopi
Fasilitas penunjang di rumah sakit ibu dan anak Menteng yang merupakan suatu tindakan bedah minimal yang pada umumnya ditujukan untuk dapat mengurangi resiko yang mungkin saja muncul pada tindakan operasi besar. Tindakan laparoskopi biasanya mampu untuk memberikan penyembuhan yang lebih cepat bila dibandingkan dengan melakukan operasi besar. Beberapa tindakan yang dilakukan dengan tindakan laparoskopi adalah kista yang ada pada kandung telur, mioma uteri, proses pengangkatan usus buntu, pengangkatan rahim dan juga kandung empedu.

  1. Klinik tumbuh kembang
Klinik ini bertujuan untuk membantu orang tua dalam mengatasi setiap permasalahan yang ada kaitannya dengan anak dengan menggunakan langkah yang tepat dan akurat. Klinik ini merupakan salah satu klinik multisiplin yang memiliki tujuan untuk memantau dan mengawasi setiap permasalahan yang ada tumbuh kembang anak mulai dari awal kelahiran. Di klinik ini juga ditangani oleh dokter yang sudah profesional di bidangnya.

Di atas adalah beberapa informasi mengenai beberapa fasilitas penunjang yang ada di RSIA Menteng. Untuk memberikan kemudahan kepada para pasien atau untuk mengetahui jadwal praktek dokter yang ada di rumah sakit tersebut, bisa menghubungi customer service rumah sakit di nomor 1-500-799 atau bisa juga membuka web resmi dari rumah sakit untuk informasi layanan serta fasilitas kesehatan yang lain.








5 Kondisi Kulit Bayi yang Tidak Boleh Terkena Bedak



Bayi memiliki kulit yang sensitif sehingga sering berisiko mengalami masalah pada kulit. Anda harus sangat hati-hati dalam memberikan perawatan pada kulit bayi. Ada kondisi kulit tertentu yang membuat bayi tidak boleh terkena bedak.

1.      Intertrigo
Intertrigo merupakan bayi yang mengalami peradangan pada lipatan tubuhnya yaitu ketiak, bagian lutut, dan parut. Kondisi kulit bayi terlihat merah dan terasa gatal yang akan terasa sakit jika mengalami gesekan. Maka, pada kondisi ini Anda tidak boleh memberikan bedak karena akan membuat kulit bayi menjadi perih.

2.      Biang Keringat
Masalah kulit yang sering terjadi yaitu biang keringat pada bagian wajah, leher, punggung, dan bokong bayi. Kulit akan kemerahan yang membuat bayi rewel dan dalam kondisi yang parah akan ada gelembung-gelembung kecil yang berair. Kondisi ini terjadi karena udara yang panas, atau cuaca yang lembap. Bisa juga karena pakaian bayi yang tidak menyerap keringat.

3.      Eksim
Kondisi kulit bayi yang ketiga tidak boleh terkena bedak adalah eksim. Sebuah penyakit kulit yang terjadi karena adanya alergi yang menyebabkan timbulnya peradangan. Pada kondisi yang lebih buruk, kulit bayi akan berubah menjadi merah, bernanah, dan menjadi kerak.

Anda tidak perlu memberikan bedak karena hanya akan memperparah kondisi kulit bayi. Gunakanlah lotion atau krim yang dapat membantu melembapkan kulit bayi sehingga masalah eksim dapat berkurang. Pastikan Anda membeli krim bayi yang aman untuk digunakan tanpa ada kandungan alkohol.

4.      Ruam Popok
Masalah kulit bayi yang tidak boleh diberikan bedak berikutnya adalah ruam akibat pemakaian popok. Ruam ini terjadi karena penggantian popok yang tidak dilakukan tepat waktu dan pemakaian popok untuk bayi yang tidak menyerap. Cara mengatasi masalah ini tidak dengan menggunakan bedak tetapi dengan menggunakan krim khusus untuk atasi ruam.

Cara lainnya dengan memilih popok untuk bayi yang memiliki sirkulasi udara baik dan memiliki daya serap tinggi sehingga popok tetap dalam keadaan kering. Anda bisa mendapatkan popok berkualitas dengan harga popok murah di orami.co.id. Pembelian dilakukan dengan mendaftar menggunakan email untuk alamat dan data pribadi.

5.      Cradle Cap
Masalah kulit bayi dengan nama cradle cap adalah merupakan permasalahan kulit bayi yang ditandai dengan ruam merah pada kulit kepala. Ruam ini lama-lama akan berubah menjadi kerak kering berwarna kuning yang bersisik dan berminyak. Tidak hanya di kepala tetapi juga terjadi di wajah, leher, dan telinga.

Anda bisa membeli krim untuk atasi masalah kulit bayi ini dengan mengunjungi toko perlengkapan bayi secara online di orami.co.id. Harga yang ditawarkan murah dengan berbagai diskon yang berlaku sesuai ketentuan produk. Anda juga bisa membeli popok murah dengan berbagai varian produk terbaik. Pembelian bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.



Tidak perlu bingung lagi, berikut beberapa cara mengatasi komedo putih yang dapat kamu lakukan.


“dilansir dari laman Alodokter” Komedo putih merupakan salah satu bentuk ringan dari jerawat, sehingga penanganannya pun relatif mudah. Produk sabun cuci muka atau salep yang mengandung benzoyl peroxide dapat dijadikan pilihan utama untuk menangani masalah tersebut. berikut beberapa cara mengatasi komedo putih dengan sejumlah terapi yang meliputi:
  • Suntik kortisteroid. Suntikan kortikosteroid dapat diberikan apabila komedo berukuran besar menyerupai kista. Komedo putih bisa dihilangkan dengan cara menyuntikkan steroid langsung ke titik sasaran. Berbeda dengan ekstrasi komedo, metode ini tidak meninggalkan bekas luka atau jaringan parut di kulit. 
  • Ekstraksi komedo. Metode ini bertujuan mengangkat komedo putih dengan cara mencabutnya dengan bantuan alat khusus dari dokter kulit. Efek samping metode ini adalah dapat menyebabkan bekas luka di bagian yang berkomedo.
  • Chemical peeling. Terapi ini merupakan perawatan kulit dengan menggunakan bahan kimia. Perawatan ini akan lebih efektif jika dikombinasikan dengan perawatan jerawat lainnya, kecuali obat yang mengandung retinoid. 
  • Terapi cahaya. 

Sesuai namanya, terapi ini dilakukan dengan bantuan cahaya. Terapi ini dapat dikatakan sukses sebagai salah satu cara mengatasi komedo putih, namun masih butuh studi lebih lanjut untuk penyempurnaan. Terapi cahaya diduga mampu membunuh bakteri yang menyebabkan peradangan. 

Masalah komedo dapat terjadi pada siapa saja, dan masalah tersebut tentunya sangat diperhatikan oleh semua orang khususnya kalangan wanita, akan tetapi perlu kita ketahui ternyata kulit berminyak lebih rentan mengalami masalah tersebut. hingga komedopun dapat muncul di area wajah, punggung, dada, leher, pundak, serta area kulit lainnya yang banyak memproduksi minyak. Komedo biasanya sebagai tanda awal munculnya jerawat sehingga merupakan penyumbatan pada folikel rambut. Folikel yang tersumbat berisikan serpihan kulit, sejenis protein kulit bernama keratin, serta sebum (minyak). Walaupun tidak termasuk dalam masalah kulit yang berat, bintik-bintik pada komedo sangat sulit dihilangkan sehingga harus melakukan berbagai macam hal hanya untuk sekedar menghilangkannya sebelum bisa menemukan metode yang benar-benar efektif. Jenis komedo ada dua . komedo hitam dan komedo putih. “dilansir dari laman Hellosehat” berikut cara menghilangkan komedo putih atau komedo hitam sesuai dengan jenisnya:

kunyit dan minyak kelapa
Ambillah satu sendok makan bubuk kunyit asli, lalu tambahkan satu sendok makan air atau minyak kelapa. Campurkan keduanya hingga rata dan teksturnya membentuk pasta. Kemudian, oleskan pasta kunyit pada area kulit yang memiliki komedo. Diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas hingga bersih.

Minyak tea tree
Minyak tea tree mengandung senyawa antiradang dan antimikroba sehingga diyakini dapat mengatasi masalah komedo. Cara kerjanya adalah dengan membunuh bakteri dan kotoran penyebab komedo yang menumpuk.

Daun lidah buaya
siapkan daun lidah buaya segar secukupnya. Keluarkan isi daun lidah buaya yang berupa gel bening dan oleskan pada kulit wajah Anda. Biarkan selama 10 menit, lalu bersihkan wajah Anda dengan air bersuhu suam-suam kuku. Lakukan secara rutin setiap hari untuk mendapatkan hasil optimal.

Madu, lemon, dan brown sugar
Campuran yang terdiri dari madu, perasan lemon, dan brown sugar adalah bahan scrub alami yang cukup ampuh membersihkan sel-sel kulit mati serta menghilangkan komedo. Tidak sulit untuk membuatnya, sebab Anda hanya perlu mencampurkan satu sendok makan brown sugar, dua sendok makan perasan lemon, dan satu sendok makan madu murni. Lalu lakukan dengan gerakan melingkar. Pijat selama lima menit, lalu bilas wajah Anda hingga bersih. Setelah kering, oleskan pelembap pada wajah Anda.

Putih telur dan madu
Cukup campurkan putih telur dari satu butir telur dengan satu sendok teh madu hingga rata. Kemudian, oleskan masker pada wajah Anda. Setelah masker mengering, bersihkan wajah Anda dengan air hangat. Lakukan cara ini sebanyak 1-2 kali seminggu untuk menghilangkan komedo yang membandel.

Sumber : Alodokter.com